Rabu, 15 April 2020

Siapa Saja yang Perlu Segera Cek Virus Corona? Berikut Jawabannya!

Virus corona hingga saat ini sudah menginfeksi lebih dari 900.000 jiwa di seluruh dunia dimana Indonesia juga telah mencatatkan sebanyak 1.700 lebih kasus positif covid19. Angka kematian global sebesar 4,4% namun di Indonesia sendiri angka kematian yang terjadi sangat tinggi hingga hampir 10%nya. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan mengingat Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah penduduk yang sangat banyak. Penyebaran virus corona yang sangat cepat dan mudah membuat orang berbondong-bondong ingin memeriksakan diri dan cek virus corona saat mereka memiliki gejala batuk saja. Akan tetapi betulkah batuk merupakan pertanda bahwa Anda mengidap virus tersebut?

Gejala yang ditimbulkan akibat terinfeksi virus corona adalah batuk kering disertai dengan demam. Beberapa orang juga mengeluhkan pilek dan diare. Di fase yang lebih parah atau hari kelima, penderita akan mengeluhkan nyeri otot atau kelelahan yang disertai dengan gejala sesak nafas. Pada hari ketujuh umumnya penderita sudah merasa tidak kuat tanpa perawatan sehingga memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Bagi Anda yang merasakan batuk tanpa gejala lainnya, sebaiknya tidak buru-buru ke puskesmas namun mengisolasi diri di rumah sambil memperkuat sistem imun tubuh agar penyakit tidak semakin parah. Akan tetapi jika gejala semakin buruk seperti pada gejala covid19 tersebut, Anda bisa segera datang ke rumah sakit rujukan covid19 yang ditunjuk pemerintah.

Mengapa mereka yang hanya batuk tidak langsung memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan? Batuk sendiri merupakan gejala yang sangat umum untuk penyakit infeksi pernafasan. Sebelum ditemukannya virus corona ini, pasti Anda sering sekali merasa batuk dan akhirnya bisa sembuh dengan sendirinya atau dengan bantuan obat biasa. Karena itu, tidak semua kasus batuk merupakan kasus virus corona dan tidak perlu memeriksakannya ke rumah sakit rujukan corona karena akan menyebabkan penumpukan pasien yang nantinya justru mempermudah virus menyebar dari pasien yang ternyata positif ke mereka yang sehat.

Agar lebih tepat sasaran, berikut ini adalah prioritas masyarakat yang dapat mengakses rapid tes atau tes masal virus corona dengan lebih cepat:

1.    Tenaga medis dan keluarganya karena bersinggungan langsung dengan pasien positif maupun suspect.
2.    Mereka yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif corona.
3.    Tinggal di zona merah atau merupakan keluarga dan tetangga dari pasien positif.
4.    Mereka yang baru tiba dari bepergian di luar negeri yang terdampak covid19.
5.    Orang dengan gejala covid19.

Pemerintah sendiri telah mendatangkan alat tes corona cepat yang hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk mengetahui hasilnya. Dengan rapid tes ini diharapkan mereka yang positif covid19 akan ditemukan dengan cepat sehingga bisa segera diisolasi untuk memutus mata rantai penyebaran. Orang yang positif covid19 tanpa gejala juga dapat mengkarantina diri sendiri atau isolasi mandiri di rumah selama tidak membutuhkan perawatan.

Dengan peran serta aktif masyarakat yaitu rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang lain dan tetap di rumah saja bagi yang tidak memiliki kepentingan, akan sangat membantu menurunkan angka penularan covid19 hingga akhirnya Indonesia bisa terbebas dari kasus ini. Bagi yang sudah cek virus corona dan dinyatakan positif Covid19, Anda tak perlu takut atau stress namun tingkatkan sistem imun tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat setiap hari, rajin berolahraga dan mengkonsumsi suplemen vitamin jika perlu. Gunakan masker selama belum dinyatakan negatif dan lakukan isolasi mandiri atau isolasi di rumah sakit agar tidak menulari orang lain.

About Author

Restu Guru
Restu Guru

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet nostrum imperdiet appellantur appellantur usu, mnesarchum referrentur.

Distributed By Protemplateslab