Rabu, 28 Oktober 2020

Mom, Jangan Asal Kasih Obat Sariawan ke Bayi Ya, Berikut Cara Amannya

Sariawan bisa menyerang siapa saja termasuk bayi. Penyebab luka ini disebabkan oleh jamur Candida Albican. Umumnya, sariawan bisa terjadi pada anak berusia dua bulan ke atas dan tidak menutup kemungkinan menyerang bayi yang usianya lebih muda. 


Hal tersebut dapat mempengaruhi nafsu makan sehingga membuatnya menjadi rewel dan tidak mau makan. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui penyebabnya serta obat yang aman bagi bayi seperti yang disampaikan di sini.  

 

Cara Aman Mengatasi Sariawan Pada Si Kecil
1.    Mengetahui Penyebabnya Terlebih Dahulu
Apabila bayi mengalami sariawan, kondisi seperti ini dapat memengaruhi nafsu makannya. Bayi menjadi susah untuk makan karena rasa sakit pada area mulutnya. Agar bisa mengobatinya, mom harus tahu beberapa hal yang memicu timbulnya sariawan pada bayi. 


Salah satunya adalah bayi tak sengaja menggigit lidah atau bagian dalam bibir. Hal tersebut bisa mengakibatkan si Kecil sariawan dan tidak nyaman saat mengonsumsi makanan yang lewat dari mulut.
Selain itu ada juga penyebabnya seperti virus dan bakteri yang masuk pada mulut bayi sehingga dapat memicu terkenanya infeksi pada bagian mulut. Karenanya, pastikan Anda lebih perhatian dalam mendeteksi sariawan yang dialami si Kecil.


2.    Mendeteksi Sariawan pada Bayi
Sariawan pada bayi biasanya tumbuh di sisi lidah atau mukosa yang ada pada bagian dalam pipi, gusi dan tenggorokan. Di sini akan dibahas bagaimana cara mendeteksinya. Apabila disentuh, lekukan yang ada di sekitar luka umumnya tidak akan mudah kembali ke bentuk awal. 


Umumnya, jumlah sariawan pada bayi tak sebanyak orang dewasa, mungkin hanya sekitar satu atau dua luka saja. Bentuknya seperti bulatan kecil dengan diameter satu hingga tiga milimeter dan berwarna keabuan atau bahkan bisa putih, tergantung pada kondisi mulut si Kecil.


Tanda lainnya yang dapat mengindikasi bayi sariawan yaitu menangis saat menyusu atau makan. Bahkan ketika lidahnya menyentuh lukanya sendiri, bayi biasanya merasa kesakitan. Kondisi tersebut akan membuat nafsu makan bayi berkurang. 


3.    Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi dengan Bahan Alami
Sariawan sebenarnya bisa menghilang dengan sendirinya pada waktu sekitar tujuh hingga sepuluh hari. Bayi menunjukkan berbagai reaksi saat mengalami sariawan, ada yang rewel bahkan ada juga yang seolah tak merasakan apa apa. 


Cara yang disebut di sini bisa digunakan sebagai pertolongan pertama. Mom bisa gunakan bahan alami yang terdapat di sekitar rumah, seperti minyak kelapa, larutan air garam dan baking soda, dan yang terakhir adalah mengompres dengan es batu. 


Langkah tersebut memang dipercaya dapat mengatasi secara mudah dan aman, mengingat di usia dini bayi sangat sensitif pada bahan kimia. Namun, juga perlu diperhatikan saat mengobati bayi dengan bahan alami, karena harus ditangani secara tepat.


4.    Menggunakan Obat Sariawan yang Mengandung Bahan Aman dan Alami
Jika sariawan pada bayi tidak bisa diatasi dengan menggunakan bahan herbal alami yang dapat ditemui di sekitar Anda, maka ada baiknya tidak meneruskan pengobatan tersebut. Anda bisa memilih obat sariawan yang mengandung bahan alami seperti Aloclair Plus.


Selain terbuat dari bahan yang alami seperti kayu manis dan aloe vera, obat sariawan Aloclair Plus memiliki keunggulan yang lebih efektif dan cepat mengurangi nyeri pada area mulut si Kecil.


Itulah beberapa cara ampuh yang aman untuk mengatasi sariawan bayi. Sebelum mengobatinya, diperlukan pengertian tentang penyebabnya agar bisa mengatasi dengan tepat. Setelah itu, Anda juga bisa menggunakan obat sariawan Aloclair untuk mengatasi luka lebih cepat dan efektif.

About Author

Restu Guru
Restu Guru

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet nostrum imperdiet appellantur appellantur usu, mnesarchum referrentur.

Distributed By Protemplateslab